SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI KOMISI PEMILIHAN UMUM (KPU) PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG •    MARI KITA SUKSESKAN BERSAMAI PEMILIHAN GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR KEPULAUAN BANGKA BELITUNG TAHUN 2017, DEMI BANGKA BELITUNG YANG LEBIH MAJU •    MARI KITA CIPTAKAN PEMILU DAMAI DAN BERINTEGRITAS •   

Anggota Timsel Harus Yang Dihormati Semua Pihak

Selasa, 26 September 2017

Jakarta, kpu.go.id – Tim Seleksi (timsel) calon anggota KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota sebaiknya dari tokoh yang dihormati oleh semua pihak, agak tidak terlibat dalam politik representasi yang mengarah ke golongan, suku, atau ormas tertentu.

Selain itu, penting juga untuk mencoba impor tokoh dari masyarakat luar, namun asli dari daerah tersebut, misalnya akademisi dari Papua yang mengajar di luar Papua, namun menjadi tim seleksi di Papua.

Gagasan disampaikan Erry Riyana Hardjapamekas pada acara Workshop Penyusunan Materi Seleksi Anggota KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota, Selasa (265/09) di Hotel Mercure Jakarta.

“Mengingat waktu kerja timsel juga mepet sekitar 3-4 bulan, maka apabila ada pelanggaran etik yang dilakukan oleh anggota timsel tersebut, harus segera diambil tindakan, misalnya pergantian anggota timsel, sehingga clear dan tidak menjadi preseen buruk buat timsel secara keseluruhan,” tutur Erry yang pernah menjabat Wakil Ketua KPK Periode 2003-2007.

Hal itu menjawab adanya kekhawatiran akan trust ke tim seleksi anggota KPU provinsi dan KPU kabupaten/kota. Krena hasil penyelenggara pemilu di suatu daerah juga ditentukan oleh komposisi tim seleksinya. (Arf/red. Foto Dosen/humas KPU)

BERITA LAIN

Indeks Berita -
TOP