SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI KOMISI PEMILIHAN UMUM (KPU) PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG •    MARI KITA SUKSESKAN BERSAMA PEMILIHAN UMUM SERENTAK 17 APRIL 2019, DEMI BANGKA BELITUNG YANG LEBIH MAJU. •    MARI KITA CIPTAKAN PEMILU DAMAI DAN BERINTEGRITAS •   

KPU Kabupaten Bangka Resmikan Rumah Pintar Pemilu

Selasa, 27 November 2018

Kpu-babelprov.go.id--Ketua KPU Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Davitri mengatakan Rumah Pintar Pemilu (RPP) merupakan gagasan program yang diluncurkan oleh Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia yang kemudian secara bertahap didirikan di tingkat provinsi dan tingkat kabupaten/kota.

Tujuannya agar masyarakat dan semua orang bisa belajar tentang kepemiluan dan proses demokrasi yang terjadi atau pernah terjadi di Indonesia secara umum dan secara khusus di tingkat lokal masing-masing.

"Ini adalah rumah pintar pemilu yang ke tujuh yang didirikan di Provinsi Bangka Belitung tinggal satu yang belum diresmikan yaitu Rumah Pintar Pemilu di Kabupaten Belitung," kata Davitri saat peresmian Rumah Pintar Pemilu dan Taman Pintar Pemilu Sepintu Sedulang, Selasa (27/11/2018) di Sekretariat KPU Kabupaten Bangka.

Dia mengharapkan, melalui Rumah Pintar Pemilu dan Taman Pintar Pemilu Sepintu Sedulang lahir gagasan-gagasan agar bisa dijadikan gerakan  yang tidak hanya bertumpu kepada penyelenggara pemilu saja tetapi ada sebuah kesadaran bersama untuk mensukseskan Pemilihan Umum 2019.

Dia menilai pemilu yang akan datang ada sebuah kontinuitas dalam proses demokrasi yang tidak hanya berfokus kepada penyelenggara tetapi bagaimana  semua elemen masyarakat bisa meningkatkan partisipasi pemilih.

"Untuk itulah melalui nilai-nilai edukasi yang tinggi salah satunya adalah pada hari ini kami ingin dorong Rumah Pintar Pemilu ini bisa memberikan nilai-nilai pendidikan politik.

Pendidikan terhadap proses demokrasi kita sehingga nanti baik pemilih pemula atau para pelajar di tingkat sekolah bisa belajar disini," jelas Davitri.

Menurutnya, Pemilu 2019 ini adalah pemilu yang pertama kalinya pemilu legislatif digabungkan secara serentak dengan pemilihan presiden dan wakil presiden. 

Oleh karena dia minta agar partai politik juga ikut berperan saat kampanye  lebih menitikberatkan kepada nilai-nilai pendidikan kepada pemilih.

"Kami mengharapkan nanti setelah di resmikan Rumah Pintar Pemilu Sepintu Sedulang ini tidak hanya menjadi sebuah ruangan yang penuh dengan buku.



Tidak hanya ruangan yang penuh dengan foto-foto dokumentasi proses perjalanan pemilu tetapi lebih daripada itu ada program-program nanti yang bisa dikerjasamakan dengan pemerintah daerah atau dengan sekolah-sekolah," saran Davitri.

Ia juga menyarankan ada rutinitas tiap bulan misalnya ada dari pihak sekolah maupun pemilih pemula yang berkunjung ke Rumah Pintar Pemilu.

"Harapan keberadaan Rumah Pintar Pemilu ini tidak hanya seremonial saja," tegas Davitri.

Dia berharap, keberadaan Rumah Pintar Pemilu ini bisa meningkatkan partisipasi pemilih yang ditetapkan oleh KPU Republik Indonesia pada Pemilu 2019 yaitu sebesar 77,5 persen.

Untuk itu lanjutnya banyak hal yang dilakukan seperti kursus kepemiluan, membuka posko gerakan menyelamatan pemilu dan lainnya agar pihaknya bersama-sama bawaslu dan seluruh stakeholder bisa mensukseskan pemilu 2019.

Staf Ahli Bupati Bangka M Dawami mengatakan, Pemkab Bangka mendukung berdirinya Rumah Pintar Pemilu dan Taman Pintar Pemilu Sepintu Sedulang.

"Peresmian Rumah Pintar Pemilu dan Taman Pintar Pemilu ini tujuannya tak lain tak bukan satu untuk menyukseskan Pemilu 2019 maupun pemilu-pemilu yang akan datang," kata Dawami.

Ia menilai keberadaan  Rumah Pintar Pemilu dan Taman Pintar Pemilu ini bisa menjadi perpustakaan bagi generasi muda ke depan  untuk belajar mengenai pendidikan politik.

Dia juga mengingatkan agar para calon legislatif mematuhi aturan pemilu yang ditetapkan.

Jangan sampai menggunakan segala cara hanya untuk meraih suara karena masyarakat sekarang sudah pintar agar demokrasi di Indonesia itu berjalan dengan baik. 

BERITA LAIN

Indeks Berita -
TOP